Kode Pembayaran Wajib Dicantumkan, Panitia JJL 2026 Ingatkan Peserta Soal Nominal Pendaftaran
JUARA JJL - Foto selebrasi juara di ajang JJL 2025. Panitia JJL 2026 mengingatkan peserta, kode angka terakhir wajib dicantumkan dalam setiap pembayaran, baik full, DP, maupun pelunasan.
KOMPETISIA.ID, JABAR - Panitia JJL 2026 mengingatkan seluruh calon peserta agar memperhatikan kode pembayaran yang terdapat pada tiga angka terakhir nominal biaya pendaftaran.
Kode tersebut menjadi penanda wilayah dan wajib dicantumkan dalam setiap transaksi pembayaran, baik pembayaran penuh, uang muka (DP), maupun pelunasan.
Ketentuan tersebut diterapkan untuk membantu panitia melakukan identifikasi pembayaran berdasarkan wilayah pendaftaran.
Peserta diminta tidak membulatkan nominal pembayaran karena angka terakhir pada biaya pendaftaran merupakan kode pembayaran, bukan sekadar pembeda nominal.
Untuk wilayah Puncak Raya, biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp1.500.001. Angka 001 pada nominal tersebut merupakan kode pembayaran yang harus tetap digunakan oleh peserta dari wilayah tersebut ketika melakukan transaksi.
Sementara itu, peserta dari wilayah Purwasukasi menggunakan nominal Rp1.500.002, dengan kode pembayaran 002.
Adapun wilayah Priangan Timur menggunakan nominal Rp1.500.003, sehingga kode 003 wajib tetap tercantum dalam transaksi pembayaran.
Untuk Bandung Raya, biaya pendaftaran tercantum sebesar Rp1.500.004. Dengan demikian, tiga angka terakhir 004 menjadi kode pembayaran bagi peserta yang berasal dari wilayah Bandung Raya.
Sedangkan peserta dari wilayah Pantura menggunakan biaya pendaftaran sebesar Rp1.500.005.
Kode 005 pada nominal tersebut menjadi identitas pembayaran yang perlu diperhatikan ketika peserta melakukan transfer kepada rekening panitia.
Project Manager JJL 2026, Rinal Taufiq, menjelaskan bahwa penggunaan kode tersebut diberlakukan untuk mempermudah proses pengecekan dan pencocokan pembayaran yang masuk.
Peserta diharapkan mengikuti nominal sesuai wilayah masing-masing agar proses administrasi tidak mengalami kendala.
“Kode angka di belakang nominal itu wajib ada dalam setiap pembayaran. Jadi bukan hanya untuk pembayaran full, tetapi juga berlaku untuk DP maupun pelunasan,” ujar Rinal Taufiq.
Rinal juga mengingatkan peserta untuk tidak menghilangkan atau mengganti tiga angka terakhir tersebut ketika melakukan transfer.
Menurutnya, ketelitian peserta dalam memasukkan nominal pembayaran akan membantu mempercepat proses verifikasi administrasi oleh panitia.
“Kami meminta peserta benar-benar memperhatikan nominal sebelum melakukan transfer.
Tiga angka terakhir merupakan kode pembayaran sesuai wilayah pendaftaran, sehingga jangan dibulatkan atau dihilangkan,” katanya.
Panitia mengimbau peserta untuk melakukan pengecekan kembali nominal dan kode pembayaran sebelum mengirimkan dana.
Setelah transaksi dilakukan, peserta juga perlu menyimpan serta mengirimkan bukti pembayaran sesuai mekanisme pendaftaran yang telah ditentukan.
“Kalau pembayaran sudah dilakukan, pastikan bukti transfer disimpan dan dikirimkan sesuai prosedur agar admin lebih mudah melakukan verifikasi,” tutur Rinal Taufiq. (*)